Langsung ke konten utama

Jelaga: Kandungan, Bahaya dan Manfaatnya


Taukah kamu apa itu jelaga? Sesuatu yang terlihat seperti asap hitam yang menggumpal. Biasanya jelaga terlihat apabila terjadi pembakaran. Mari kita simak Apa itu Jelaga.

Jelaga merupakan zat padat hitam yang terbentuk melalui pembakaran tidak sempurna bahan organik seperti kayu atau batu bara. Jelaga mengandung beberapa komponen seperti karbon, senyawa hidrokarbon, abu dan logam berat. Karbon membuat jelaga berwarna hitam pekat yang khas. Senyawa hidrokarbon benzopirena dan polisiklik aromatik hidrokarbon (PAH) berkontribusi pada polusi udara dan memiliki potensi karsinogenik. Abu merupakan residu mineral dan non-karbon yang tersisa setelah pembakaran bahan organik. Logam Berat seperti timbal, merkuri, kadmium, dan arsenik.

Jelaga memberikan dampak negatif terhadap lingkungan jika tidak dikelola dengan baik atau jika terjadi pembakaran tidak sempurna. Beberapa bahaya dari jelaga antara lain:

1)      Pencemaran udara

Bahaya jelaga berupa pencemaran udara berasal dari pembakaran bahan organik yang tidak sempurna, kandungan senyawa hidrokarbon dan polisiklik aromatik hidrokarbon (PAH), dan emisi jelaga serta kandungan gas beracun.

2)      Pencemaran tanah dan air

Pencemaran jelaga dalam tanah dan air membahayakan kehidupan akuatik dan ekosistem. Ekosistem yang terkena dampak jelaga dapat mengalami penurunan keanekaragaman hayati, kerusakan pada rantai makanan, dan gangguan alam proses alami seperti fotosintesis dan pernapasan tumbuhan.

3)      Efek Perubahan Iklim

Jelaga dapat berkontribusi terhadap perubahan iklim jika terjadi pembakaran besar-besaran bahan organik yang tidak sempurna, seperti hutan atau lahan gambut. Pembakaran tersebut mengeluarkan emisi gas rumah kaca, termasuk karbon dioksida (CO2) dan metana (CH4), yang berkontribusi pada pemanasan global dan perubahan iklim.


Apabila dilihat dari kadungan dan kontribusinya, jelaga terlihat buruk bagi lingkungan dan kesehatan. Namun, ternyata jelaga memiliki manfaat pula. Jelaga dapat digunakan dalam berbagai budaya sebagai sumber pewarna alami, obat-obatan tradisional, dan bahan dalam seni dan kerajinan.

Setelah mengetahui apa itu jelaga, zat yang terkandung, bahaya dan manfaatnya, penting untuk menyadari dan meminimalkan dampak negatifnya jelaga. Langkah-langkah yang dapat dilakukan meliputi pengelolaan limbah jelaga yang benar, penggunaan teknologi pembakaran yang efisien, dan penerapan kebijakan lingkungan yang ketat untuk mengurangi emisi jelaga dan melindungi ekosistem.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengkaji Penipisan Lapisan Ozon

Penipisan lapisan ozon dipengaruhi oleh radiasi sinar ultraviolet (UV) dengan menyerap sebagian radiasi sinar UV dari matahari sehingga tidak mencapai ke permukaan bumi yang dapat mengakibatkan masalah kesehatan bagi manusia. Berdasarkan data hasil pengukuran terhadap radiasi UV tahun 2022 di stasiun Toronto, Kanada menggunakan instrumentasi Brewer disajikan pada Gambar 4.1. Gambar 4.1. Indeks UV di stasiun Toronto, Kanada pada kurun Januari – Desember 2022 [1] Berdasarkan data tersebut, dapat diidentifikasi beberapa masalah dengan desain penyelesaian yang disarankan yakni: Solusi untuk menyelesaikan masalah yang sudah disebutkan di atas yaitu pada masalah terpaparnya sinar UV dari matahari yang secara terus menerus akan menyebabkan masalah pada kesehatan seperti fotokeratitis, fotokonjungtivitas, katarak, dan kanker kulit. Solusi yang dapat dilakukan adalah dengan membatasi paparan sinar UV, karena hal tersebut memiliki potensi yang paling besar untuk mengurangi terjadinya gangguan ke...

Menilik Aksi Padawara Group dalam Misi Menjaga Lingkungan

Pandawara Group merupakan sebuah komunitas peduli lingkungan yang muncul sebagai agen perubahan untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. Mari kita simak aksi Apa saja yang dilakukan oleh Pandawara Group. Berikut merupakan beberapa kegiatan yang dilakukan Pandawara Group dalam menjaga lingkungan, yakni: 1.       Melakukan kampanye peduli lingkungan Pandawara Group mengadakan berbagai kegiatan pendidikan dan kampanye lingkungan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang isu-isu lingkungan dan dampaknya, seperti seminar, lokakarya, dan acara interaktif untuk memperkenalkan konsep-konsep seperti daur ulang, penghematan energi, dan konservasi sumber daya kepada masyarakat. 2.       Aksi Langsung dan Keterlibatan Komunitas Pandawara Group kerap menunjuukan keterlibatannya dalam aksi nyata menjaga lingkungan. Mereka mengorganisir kegiatan seperti penanaman pohon, pembersihan pantai, dan program daur ulang ko...